BERITA

Arema FC Resmi Kenalkan Zé Gomes Sebagai Pelatih Kepala Baru

Arema FC Resmi Kenalkan Zé Gomes Sebagai Pelatih Kepala Baru

Malang – Arema FC mengawali tahun 2025 dengan kabar baik. Klub berjuluk Singo Edan ini secara resmi memperkenalkan José Manuel Gomes da Silva biasa dikenal Zé Gomes sebagai pelatih kepala yang baru. Pengumuman ini disampaikan langsung di Kandang Singa pada hari Sabtu, 4 Januari 2025.

Zé Gomes adalah pelatih asal Portugal, ia mengaku sudah tidak asing lagi dengan sepak bola Indonesia. "Saya tahu tentang liga di Indonesia yang sangat kompetitif dengan beberapa tim yang bagus, dimana tim yang berada di puncak klasemen bisa kesulitan melawam tim yang berada di posisi terbawah," ujar Zé Gomes.

Faktor utama yang membuat Zé Gomes tertarik bergabung dengan Arema FC adalah besarnya nama klub dan dukungan para suporter. "Saya memilih Arema FC karena Arema FC adalah klub besar yang berada di Indonesia disisi lain juga memiliki suporter yang luar biasa dan selalu mendukung tim, jadi saya ingin datang dan bekerja bersama klub sebesar Arema FC," ungkapnya.

Zé Gomes sangat terkesan terhadap fanatisme Aremania sangat besar. "Seperti yang kukatakan sebelumnya dan dari apa yang saya lihat, Arema memiliki banyak suporter yang penuh semangat, dan itulah yang membuat saya sangat senang untuk dapat bergabung," tambah Zé Gomes.

Pelatih baru Arema FC ini juga mengungkapkan bahwa ia memiliki beberapa tawaran dari klub lain, namun ia memilih Arema FC karena tawaran yang sangat menarik. "Saya memiliki peluang lain untuk bekerja di Portugal, namun Arema FC memberikan tawaran yang sangat menarik dari segala aspek dan pada dasarnya saya terima." jelasnya.

Zé Gomes memiliki target yang jelas bersama Arema FC. "Karena Arema FC merupakan klub yang sangat besar di Indonesia. Saya ingin menjadi salah satu yang membuat klub ini dalam keadaan baik dan saya ingin membantu menstabilkan cara bermain, mempertahankan semua hal baik yang telah dilakukan selama ini. Ditambah menjadi bantuan lagi bagi evolusi dalam Arema FC itu sendiri.” pungkasnya.

Dengan bergabungnya Zé Gomes, diharapkan Arema FC dapat meraih prestasi yang lebih baik lagi hingga akhir kompetisi musim ini. Aremania pun menyambut kedatangan pelatih baru ini dengan antusias dan berharap Zé Gomes dapat membawa perubahan positif bagi Singo Edan.**

03 January 2025

PT AABBI akan menyiapkan Langkah Hukum setelah Somasi Kedua

PT AABBI akan menyiapkan Langkah Hukum setelah Somasi Kedua

Malang, 31 Desember 2024 - 

Sebagai pemegang lisensi nama Arema yang sah, PT AABBI (Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia) sangat serius melakukan proteksi. Seperti diketahui, somasi sudah dilakukan kepada tiga klub sepakbola yang menggunakan nama Arema. 
Kini tinggal salah satu klub sepakbola yang belum memberikan jawaban. 
“Bahwa hingga sampai saat ini somasi Kedua kami belum mendapat jawaban resmi baik dari Asprov PSSI Jatim dan salah satu klub sepakbola yang kami somasi, jika somasi kedua tidak diindahkan, maka kami akan melakukan Pelaporan kepada aparat penegak hukum (APH) sesuai yang diamanatkan undang-undang,”. kata Adi Ismanto, Direktur Legal PT AABBI.

Sudah Upayakan Kekeluargaan
Setelah memberikan somasi xxxxx Indonesia, banyak reaksi muncul di publik. Kenapa baru sekarang somasi tersebut dilakukan. Perlu diketahui, PT AABBI dan Arema FC sudah beberapa kali mengupayakan jalur kekeluargaan. Namun, tidak ada titik temu. 
Disampaikan sebelumnya, saat ini pembenahan dilakukan perusahaan dan klub menuju level yang lebih profesional. Proteksi atas nama Arema harus dilakukan demi image positif. Sebagai informasi, PT AABBI merupakan pemegang nama Arema yang sah dan telah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM. Dengan nomor pendaftaran IDM00065610, tertanggal 20 September 2019, nomor pengumuman BRM1715A, tanggal 13 Maret 2017.
Sudah ada tiga klub yang mendapatkan somasi karena tanpa ijin menggunakan nama Arema di lingkup sepakbola. Seperti Akademi Arema Ngunut, SSB Putra Arema dan Arema Indonesia. Asprov PSSI Jatim juga mendapatkan somasi. Sehingga nama Arema yang tercantum dalam tiga tim itu diganti dengan xxxxx.**

30 December 2024

Perbaikan Di Semua Lini, PT AABBI Jadi Pemegang Lisensi Sah Nama Arema

Perbaikan Di Semua Lini, PT AABBI Jadi Pemegang Lisensi Sah Nama Arema

Malang, 27 Desember 2024 – Pembenahan secara bertahap dilakukan PT AABBI (Arema Aremania Berprestasi Indonesia). Perusahaan yang menaungi Arema FC tersebut membuat perbaikan di semua lini. Hasilnya terlihat dari kepanpelan, ticket management system hingga team management.

General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi menyampaikan jika perubahan itu merupakan hasil dari pertemuan internal bersama BOD (Board of Directors). “Pasca Tragedi Kanjuruhan, semua berbenah. Mulai dari federasi, operator Liga hingga klub-klub di Indonesia. Dalam 2 tahun terakhir, PT AABBI sudah memperlihat hasil dari pembenahan tersebut,” jelasnya. 

Dari segi kepanpelan, penyelenggaraan laga home Arema FC lebih rapi. Nyaris tidak ada insiden yang terjadi. Mulai dari homebase di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali musim lalu dilanjutkan ke Stadion Soepriadi, Kota Blitar musim ini.

Begitu juga ticket management system. Transisi dari tiket konvensional atau manual ke tiket online sudah berjalan. Sedangkan team management, juga berjalan sesuai rencana. Arema kini punya tim scouting pemain muda. Dari even PON hingga Liga Amatir. Itu berjalan tidak hanya di sisi tim Liga 1. Tapi juga di tim Arema Women. Ketika tim women klub Liga 1 mati suri, Arema Women sukses meraih prestasi. Yakni juara di Kajati Kalteng Cup 2024 pada November lalu.

“Kami ingin dalam proses ini lebih tertata dengan baik dan profesional. Baik secara operasional, administrasi maupun legalitas yang tujuannya tentu untuk memproteksi intellectual property kami,” jelas pria yang akrab disapa Inal tersebut. 

 

Pegang Lisensi Sah Nama Arema 

Beralih ke legalitas, beberapa hari ini nama Arema jadi perbincangan hangat di publik. Tak lain karena Asprov PSSI Jawa Timur, mengapus nama Arema di klub yang jadi anggotanya. Seperti Arema Indonesia yang bermain di Liga 4, Akademi Arema Ngunut sebagai anggota Asprov PSSI Jawa Timur. Selain itu, ada juga Putra Arema sebagai SSB yang terafiliasi PSSI Jatim. Dalam situs pssijatim.com, nama “Arema Indonesia” diganti dengan xxxxx Indonesia.

Perubahan tersebut, merupakan imbas dari somasi dari PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) yang menaungi Arema FC. Sebab, PT AABBI merupakan pemegang nama Arema yang sah dan telah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM. Dengan nomor pendaftaran IDM00065610, tertanggal 20 September 2019, nomor pengumuman BRM1715A, tanggal 13 Maret 2017. 

“Terkait somasi perihal penggunaan pencantuman nama Arema khususnya di bidang penamaan yang berhubungan dengan sepakbola, ini adalah bentuk corporate action. Khususnya dibidang legal.” kata Adi Ismanto, Direktur Legal PT AABBI. Perlu diketahui, PT AABBI jadi pemegang yang sah nama Arema sejak 2017. Karena itu, ada hak untuk melakukan somasi jika ada yang menggunakan nama Arema tanpa seizin PT AABBI. Seperti yang dilakukan oleh tiga tim sepakbola di lingkup Asprov PSSI Jatim. 

Saat ini, Akademi Arema Ngunut dan SSB Putra Arema sudah memberikan respon terkait somasi tersebut. Akademi Arema Ngunut memberikan surat balasan pada 17 Desember 2024. Mereka akan mengubah nama Akademi tanpa menggunakan Arema. Sementara Putra Arema memberikan surat balasan pada 19 Desember 2024. Dalam suratnya, disampaikan bahwa SSB tersebut tidak keberatan dan akan menggantinya dengan nama lain.

 

Somasi Kedua

Beberapa waktu lalu, legal PT AABBI melayangkan somasi kedua tertanggal 24 Desember 2024 kepada xxxxx Indonesia. Karena tim yang bermain di Liga 4 itu belum memberikan respon atas somasi pertama tertanggal 12 Desember 2024. Sedangkan Asprov PSSI Jatim juga mendapatkan somasi kedua. Sebagai bentuk penegasan agar tidak ada lagi anggotanya yang menggunakan nama Arema untuk berlaga di Liga 4. Ini dilakukan sebagai bentuk proteksi atas nama Arema. Terutama di lingkungan sepakbola tanah air. 

Saat ini, PT AABBI masih menunggu respon atas somasi kedua yang dilayangkan kepada xxxxx Indonesia dan Asprov PSSI Jatim. Karena hal itu akan menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil oleh legal action PT AABBI. Akankah berlanjut ke upaya hukum atau tidak, bergantung pada respon dari pihak tersebut.

“Nama Arema tentu harus diproteksi. Kami berupaya semaksimal mungkin menjaga image Arema sebagai tim profesional. Ini jadi sebuah kewajiban juga. Jangan sampai banyak nama Arema tapi justru melekatkan image yang kurang bagus,” lanjut Adi Ismanto. 

Terkait hak atas nama Arema, bisa dilakukan penesuluran di situs Pangkalan Data Kekayaan Intelektual. Dalam situs itu, tercatat PT AABBI jadi pemegang lisensi Arema hingga 2027 mendatang. Ini jadi sebuah Kekayaan Intelektual yang sangat berarti. Karena hampir setiap tahun, selalu ada fenomena banyaknya nama Arema di lingkup sepakbola Indonesia.

“Mohon doa dan dukungannya untuk para stakeholder PT AABBI dan pendukung Arema FC. Agar proses pembenahan ini berjalan lancar dan menjadikan kami lebih baik kedepannya,” pungkasnya.

30 December 2024

Arema FC Patuh pada Keputusan LIB, Jadwal Pertandingan Melawan PSM Makassar Berubah

Arema FC Patuh pada Keputusan LIB, Jadwal Pertandingan Melawan PSM Makassar Berubah

Malang - General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyatakan kepatuhannya terhadap keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) terkait pentingnya infrastruktur berkualitas dalam gelaran kompetisi BRI Liga 1 Tahun 2024/2025. Salah satu fokus utama adalah penyediaan lapangan pertandingan yang berkualitas. Untuk itu lapangan rumput Stadion Supriyadi Kota Blitar sebagai home base Arema FC dilakukan perbaikan yang dilakukan kontraktor Lestarindo. 
Sehubungan dengan hal tersebut, jadwal pertandingan home Arema FC melawan PSM Makassar yang semula dijadwalkan pada 15 September 2024 di Stadion Supriyadi Blitar, mengalami perubahan. LIB selaku operator kompetisi memutuskan pertandingan tersebut kini akan digelar di Stadion Batakan Balikpapan dengan Arema FC sebagai tim tamu. Sebaliknya, PSM Makassar akan dijamu oleh Arema FC pada 10 Februari 2025 di kandang Singo Edan.
"Kami sangat mengapresiasi keputusan LIB untuk terus meningkatkan kualitas kompetisi. Sebagai klub yang selalu mengedepankan profesionalisme, kami berkomitmen untuk memenuhi segala regulasi yang telah ditetapkan. Renovasi lapangan Stadion Supriyadi Blitar ini merupakan salah satu upaya kami untuk memberikan yang terbaik untuk kualitas pertandingan yang digelar," ujar Inal.
Inal mengungapkan proses perbaikan lapangan hijau Stadion Supriyadi Kota Blitar  baru akan selesai pada awal Oktober mendatang. “Rehabilitasi lapangan yang dilakukan oleh Lestarindo terus berlangsung secara intensif. Kita berharap kendala yang muncul pada dua laga pekan pertama dan kedua lalu dapat segera teratasi, sehingga lapangan semakin layak untuk digunakan,” ungkapnya. 
Dengan adanya perubahan ini, pungkas Inal Arema FC berharap dapat memberikan performa terbaiknya meskipun harus bermain di luar kandang. (**)

03 September 2024

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Arema Football Academy Terima Kunjungan Elite Soccer Jawa Power YTL, Siap Kolab Pengelolaan Elite Soccer

Malang, – Arema Football Academy (AFA) menerima kunjungan dari Elite Soccer Jawa Power YTL pada Sabtu, 31 Agustus 2024 lalu. Kunjungan ini bertujuan untuk saling menimba ilmu dalam pengelolaan sepakbola usia dini secara modern. Elite Soccer Jawa Power YTL dibina oleh PT Jawa Power, perusahaan yang bergerak di bidang pembangkit listrik berbasis bahan bakar gas di Paiton, Probolinggo.
Dalam kegiatan tersebut, Arema Football Academy memberikan materi tentang pengelolaan sepakbola mulai dari grassroot, youth development, hingga pemain pra-profesional. Selain itu, materi tentang kurikulum sepakbola secara berjenjang, sport science, dan sport medicine juga disampaikan. Dari Arema FC, pemateri langsung diberikan Sudarmaji, SE, Manager Operasional Arema FC, Joel Cornelli (Head Coach Arema FC asal Brasil), Tiago Simoes (Pelatih Kiper Senior Arema FC asal Portugal), dr. Nanang Tri Wahyudi, SpKO, Dokter Tim Arema FC dan Dr. dr. Moch. Yunus, M.Kes ,Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Sementara dari pihak Elite Soccer Jawa Power YTL, hadir mendampingi Heru Darsanto (Chief of Sports & Social Club PT YTL Jawa Timur), Sutrisno WisnuGroho (Steering Committee Elite Soccer Academy U13 Jawa Power YTL), Hermawan Susanto (Head Coach U13 Jawa Power YTL), Idrus Sholeh (Coach Assistant & Data Analyst), Didik Hermanto (Physical Trainer),Rohman Hidayat (Coach Assistant) dan M. Ikhsan (Goal Keeper Coach)
Sutrisno WisnuGroho, selaku perwakilan Elite Soccer Academy Jawa Power YTL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan serta ilmu yang dibagikan oleh manajemen dan jajaran pelatih senior Arema FC. “ Kami berharap sinergi antara kedua klub dalam mengelola pendidikan sepakbola usia dini dapat mengantarkan para pemain muda menjadi pemain profesional. Utamanya para pemain dari binaan kami di Probolinggo,” ujarnya. 
Selain materi di dalam kelas, kegiatan ini juga melibatkan implementasi materi sepakbola melalui Coaching Clinic di Stadion Gajayana. Para pelatih Akademi Arema memberikan materi kepada 24 pemain muda dan lima pelatih U13 Academy Jawa Power YTL. Kegiatan ini diakhiri dengan uji tanding antara tim U13 Arema Football Academy dan U13 Academy Jawa Power YTL.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyambut baik program kunjungan ini dan berharap sinergi antar pengelola sepakbola usia dini terus dilakukan secara rutin dan edukatif. Yusrinal juga mengapresiasi PT Jawa Power yang memiliki komitmen untuk mengembangkan masyarakat sekitar melalui olahraga sepakbola dan pembinaan pemain usia dini. “Ke depan, kami berharap dapat digelar festival atau kompetisi internal untuk menambah jam terbang para pemain muda dengan melibatkan SSB dari berbagai daerah,” pungkasnya. (**)

03 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

02 September 2024

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Arema FC Terus Pantau Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi Blitar

Blitar - General Manager Arema FC, Muhammad Yusrinal Fitriandi, memberikan apresiasi atas upaya percepatan pembenahan rumput dan kualitas lapangan Stadion Supriyadi Kota Blitar. Proses perbaikan yang dilakukan oleh kontraktor ternama, PT Harapan Jaya Lestarindo, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk menghadirkan lapangan berkualitas di Kota Blitar.
"Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Lestarindo  dalam memperbaiki lapangan Stadion Supriyadi. Proses aeration dan top dressing yang telah dilakukan merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada," ujar Yusrinal dalam rilisnya belum lama ini.
Seperti diketahui, Liga Indonesia Baru (LIB) sebelumnya telah memberikan teguran kepada Arema FC terkait kualitas lapangan Stadion Supriyadi. Keluhan dari klub lawan terkait kondisi lapangan menjadi pemicu dilakukannya perbaikan secara besar-besaran.
Menurut laporan Lestarindo, ungkap Inal-sapaan akrabnya, kondisi lapangan Stadion Supriyadi yang keras dan banyaknya rumah cacing menjadi kendala utama. Kondisi ini menyebabkan aliran bola tidak lancar dan kualitas permainan terganggu.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Lestarindo telah melakukan upaya, di antaranya Nematisida: Penggunaan nematisida bertujuan untuk mengurangi populasi cacing tanah dan mencegah kotoran cacing naik ke permukaan lapangan. Selanjutnya dilakukan Aeration dan Top Dressing yakni Proses aeration berfungsi untuk mengaerasi tanah, sementara top dressing dilakukan untuk memperbaiki permukaan lapangan dan memberikan nutrisi tambahan.
Lebih lanjut, Yusrinal menjelaskan bahwa pihak kontraktor juga akan melakukan releveling dan sulam pada lapangan dalam waktu dua bulan ke depan. Hal ini bertujuan untuk membuat permukaan lapangan lebih rata dan sempurna.
Akhir pekan kemarin, imbuh Inal, Lestarindo telah menyelesaikan proses top dressing dan melanjutkan dengan penebaran kapur, obat cacing, serta pemupukan. Kegiatan ini dilakukan kemarin untuk mempercepat proses pemulihan dan pertumbuhan rumput. Pihak kontraktor optimis bahwa dalam waktu seminggu ke depan, hasil perbaikan lapangan akan semakin terlihat signifikan
"Kami optimis dengan perbaikan yang dilakukan, kualitas lapangan Stadion Supriyadi akan meningkat secara signifikan. Hal ini tidak hanya penting bagi performa Arema FC, tetapi juga akan meningkatkan grade kualitas lapangan secara keseluruhan," pungkas Yusrinal. (**)

02 September 2024

Inagata

Build Your Product

We can help improve productivity of your company or institution. With our ability to produce websites, mobile aps and ios aps we will help solve your problem with good and useful products. Let's talk about how our services can add value to your company.

Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup Mockup
NEW

Arema Football Club 2024 Home Jersey

Shop LIHAT PRODUK